Pagi
itu, suara ombak yang menerjang karang bagai irama musik mengiringi pagi yang
sepi. Seorang remaja duduk menatap hamparan laut luas dengan mata kosong.
Petugas pantai datang menghampirinya yang masih memakai seragam sekolah……
Gadis cantik yang sedang duduk termenung di bangku
kantin itu kaget mendengar bunyi bel masuk jam pertama. “ nauraa? Masuk yuk?,”
ajak sifa. “yuk,”
Seorang perempuan paruh baya bergegas masuk ruang
kelas 7.C . “ Selamat pagi semua?,” suara guru biologi sekaligus wali kelas 7.C
itu terdengar sangat merdu. “ sebelum kita mulai pelajaran hari ini, kita
presensi dulu ya? Adi?,” “ adaa bu,” “Naura?,” “ hadiir bu,” “Nino?,” (hening) “ Nino?,” bu grace memanggilnya 2
kali, ( masih hening )
*****
Praaaannng,,,
criiiiing …. “ apa mau kamu ma! Jawab! “ … “ aku mau kita ceraaiiiiii, paham!
Untuk apa hidup dengan seorang pengangguran seperti mu hah??? Hidupmu hanya
menumpang dengan ku.!!! “ plaaaakkkk ( satu pukulan keras menimpa seorang
wanita berusia 40 tahun ) “ cukuuuup ma cukuuup!!! Jangan pikir aku akan
tinggal diam jika kamu menginjak harga diri ku seperti ini. Aku memang masih
jadi pengangguran sejak bangkrutnya perusahaan ku, tapi apa kamu pikir aku
tidak memikirkan bagaimana caranya menafkahi mu dan anak kita!! Tiap hari aku mikirin
itu maaa!! Sabarlah sedikit” ucap laki-laki itu dengan nada tinggi dan agak
terisak. “ tapi aku tidak tahaaaaan!!!!! Aq hanya ingin kita cerai…!!!!” ucap
wanita itu sembari menangis. Tangan kekar lelaki itu sudah terangkat dan siap
mengenai wajah sang istri untuk ke-dua kalinya……
Tok tok tok….
“Permisiiiii assalamualaikum…..” ucap seseorang di balik pintu… Seketika itu
juga laki-laki itu tidak jadi memukul istrinya….
Pintu rumah mewah itu
di buka, ada seorang wanita muda dengan senyum manisnya, “ bu grace? Silahkan
masuk bu “ ujar Mario. “ langsung saja pak Mario, saya datang ke sini untuk
memberitahukan bahwa Nino sudah seminggu ini tidak masuk sekolah tanpa surat
keterangan, apakah nino sakit atau bagaimana pak? ,” …….. hening…… Mario
berusaha mengendalikan amarahnya yang sudah menumpuk karna ulah istri dan
anaknya…..
………
0 komentar:
Post a Comment